HYBRID COOLERS

BAC Series HXV3 Hybrid Cooler untuk Data Center

Kami menyediakan solusi high-capacity hybrid closed-loop heat rejection untuk hyperscale, AI, dan mission-critical data centers.

Kapasitas pendinginan tinggi
Perlindungan closed-loop fluid
Fleksibilitas operasional & efisiensi area
HXV3_s2
HXV3_s1
HXV3 Certified
HXV3_s3
BAC Series HXV3 Hybrid Cooler Application

BAC Series HXV3

BAC HXV3 Hybrid Cooler adalah hybrid closed circuit cooler yang menggabungkan dry dan evaporative heat rejection untuk memenuhi kebutuhan cooling berkapasitas besar sekaligus memberikan fleksibilitas dalam penggunaan air dan energi.

HXV3 dirancang untuk large installations ketika project membutuhkan kombinasi high cooling capacity, closed-loop fluid protection, efficient use of site area, serta kemampuan menyesuaikan operating strategy terhadap thermal load dan ambient condition.

Circuit: Closed Circuit
Heat Transfer: Combined Flow
Draft: Induced Draft
Technology: Hybrid Dry + Evaporative Cooling
Thermal Certification: CTI Certified Product Line
Primary Design Fit: Large-Capacity & Mission-Critical Heat Rejection

Certified Performance for Critical Cooling

Ashrae 90.1

ASHRAE 90.1

CTI Certified

CTI Certified

IBC Compliant

IBC Compliant

FM Approved (1)

FM Approved

Eurovent Certified Performance

Eurovent Certified

Keunggulan BAC Series HXV3 Hybrid Cooler

HXV3 dirancang untuk proyek yang membutuhkan high-capacity hybrid heat rejection dengan fokus pada pengurangan penggunaan air, efisiensi energi, footprint yang lebih compact, dan simplifikasi instalasi.

BAC HXV3 Water Saver Mode Illustration

Water Reduction

Mengurangi penggunaan air melalui extended dry operation.

Nearly 50% water reduction
Mengurangi kebutuhan chemical treatment
Mengurangi water-side maintenance
Operational flexibility untuk memaksimalkan dry performance

Energy Savings

Hybrid operation untuk mengoptimalkan energy use

Hingga 60% energy savings
Combined Flow Technology untuk menjaga heat-transfer effectiveness
Wet & dry operation dapat disesuaikan dengan kondisi beban
Mengurangi ketergantungan pada pure air-cooled heat rejection
BAC HXV3 Energy Saver Mode Illustration
HXV3_s1

Smaller Unit Footprint

Kapasitas besar dalam footprint yang lebih compact

Unit footprint hingga 45% lebih kecil
Multiple operating modes untuk maksimalkan available cooling capacity
Compact crossflow arrangement
Membantu mengurangi jumlah area yang dibutuhkan untuk heat-rejection equipment
HXV3_s2

More Efficient Installation

Mengurangi structural, electrical, dan water connections

Structural steel hingga 40% lebih sedikit dibanding counterflow designs
Up to 25% lebih sedikit electrical connections dibanding competitive hybrid products
Hingga 50% lebih sedikit make-up water connections dibanding market hybrid products
Lebih sedikit connection points dapat membantu menyederhanakan installation dan commissioning

Bagaimana BAC Series HXV3 Hybrid Cooler Bekerja?

HXV3 menggunakan closed-loop process circuit dengan kombinasi heat-transfer sections untuk memungkinkan sensible dan evaporative heat rejection.

1. Internal Closed Loop

Water atau glycol mengalir di dalam coil tertutup dan tetap terisolasi dari lingkungan luar.

2. External Evaporative Heat Rejection

Spray water membasahi permukaan coil, sementara fan menarik udara melalui unit untuk mempercepat pelepasan panas.

3. Heat Rejected, Fluid Protected

Panas dibuang ke atmosfer, sementara process fluid tetap bersih dalam controlled closed-loop circuit.

HOW BAC HXV3 Hybrid Cooler Works

Kapan BAC Series HXV3 Cocok untuk Data Center?

HXV3 bukan default solution untuk setiap data center. Product ini paling relevan ketika beberapa kondisi berikut muncul secara bersamaan.

BAC Series HXV3 Hybrid Cooler Application

HXV3 dikembangkan untuk large installations yang membutuhkan kapasitas heat rejection besar. Pada hyperscale dan AI data center, peningkatan IT load dapat berarti lebih banyak heat-rejection capacity, lebih banyak cells, atau equipment berkapasitas lebih besar.

HXV3 perlu dievaluasi ketika project ingin meningkatkan capacity per unit sekaligus mengendalikan jumlah equipment dan plant footprint.

Process fluid tetap berada dalam closed circuit sehingga tidak berinteraksi langsung dengan atmospheric air maupun external spray-water circuit. Hal ini relevan untuk:

facility water loop & water/glycol cooling
liquid-cooling secondary loop
heat-exchanger circuit
process cooling yang memprioritaskan fluid cleanliness

Fully evaporative cooling dapat memberikan attractive thermal efficiency tapi menggunakan lebih banyak air. Sementara fully dry cooling menghindari evaporative water use tetapi dapat membutuhkan lebih banyak airflow, equipment surface, dan fan energy.

Hybrid cooling memungkinkan kedua pendekatan tersebut digunakan berdasarkan actual operating requirement dan HXV3 menjadi kandidat ketika project perlu menyeimbangkan:

WUE + PUE + cooling capacity + footprint + reliability.

High-capacity data centers menghadapi persaingan penggunaan area antara:

cooling equipment & chillers
generators & transformers
electrical infrastructure & water treatment
piping, service road, dan future expansion

Karena itu, capacity density dari heat-rejection equipment dapat menjadi design consideration yang signifikan.

Data center cooling tidak cukup hanya memenuhi design capacity pada kondisi normal. Selection juga harus mengevaluasi available cooling ketika:

plant berada pada peak ambient condition
satu fan unavailable
satu pump unavailable
satu unit dalam maintenance
satu electrical feeder unavailable

Hal yang Harus Diperiksa Sebelum Memilih BAC Series HXV3

Jangan melakukan selection hanya berdasarkan total IT load atau nominal cooling capacity. Untuk menentukan apakah BAC HXV3 Hybrid Cooler sesuai, setidaknya enam aspek berikut perlu dievaluasi.

Jangan meminta quotation hanya dengan:

“Kami butuh HXV3 untuk data center 40 MW.”
– Client

Informasi tersebut belum cukup untuk thermal selection.

Thermal Duty & Process Fluid

Heat-rejection load
Flow rate & water atau glycol
Entering fluid temperature
Leaving fluid temperature
Glycol concentration jika digunakan

Ambient & Climate Conditions

Project location
Design wet-bulb temperature
Design dry-bulb temperature
Elevation jika relevan
Annual weather profile untuk water-energy analysis

Water & Sustainability Strategy

Make-up water availability
Water quality & WUE target
Water-treatment strategy
Blowdown requirement
Target annual water consumption

Reliability & Redundancy

N / N+1 requirement
Number of operating units
Standby thermal capacity
Fan atau pump failure scenario
Concurrent maintenance requirement
Isolation dan system redundancy

Reliability & Redundancy

N / N+1 requirement
Number of operating units
Standby thermal capacity
Fan atau pump failure scenario
Concurrent maintenance requirement
Isolation dan system redundancy

Site, Layout & Installation

Available footprint
Air-intake & discharge clearance
Recirculation risk
Structural loading
Piping arrangement
Maintenance dan crane access

Electrical, Controls & Acoustic Requirements

Available electrical capacity
Fan dan pump control
VFD requirement
BMS integration & Sound limit
Electrical redundancy
Night-time acoustic requirement

Maintenance & Lifecycle Planning

Hybrid closed circuit cooler mempunyai dry dan evaporative heat-transfer components sehingga lifecycle plan harus mencakup keduanya.

Spray-Water System

Periksa pompa, nozzle, strainer, dan distribusi air agar evaporative operation tetap merata, stabil, efisien, dan optimal.

Basin & Make-Up System

Periksa basin, make-up system, sediment, level air, dan kebocoran untuk menjaga operasi water-side tetap stabil dan andal.

Heat-Transfer Surfaces

Monitor dry coil, fill, dan permukaan heat-transfer terhadap fouling, scaling, serta penurunan thermal performance secara rutin.

Water & Corrosion Management

Kontrol water chemistry, blowdown, basin, dan corrosion untuk menjaga kondisi equipment & perpanjang service life.

Fan & Drive System

Inspeksi fan, motor, drive system, vibration protection, dan direct-drive components agar mechanical reliability tetap optimal.

Critical Spare Strategy

Prioritaskan critical spare yang kegagalannya dapat menurunkan thermal capacity atau menghilangkan wet dan dry operating mode.

Mengapa Harus Memilih PT ZI-TECHASIA Sebagai Partner Anda?

Sebagai distributor resmi BAC di Indonesia, kami memberikan dukungan teknis, pengadaan unit resmi bergaransi, serta layanan purna jual yang sesuai standar BAC global. Kami tidak hanya menjual produk, tetapi juga memastikan Anda mendapatkan solusi pendinginan yang tepat, efisien, dan berkelanjutan.

Produk BAC 100% original dengan garansi resmi
Tim teknis berpengalaman untuk instalasi dan konsultasi
Ketersediaan spare part BAC asli
Dukungan untuk proyek baru dan retrofit
Konsultasi desain sistem cooling tower

Hal yang Sering Ditanyakan

Minta BAC HXV3 Selection untuk Data Center Anda

Kirimkan actual design duty agar HXV3 dapat dibandingkan dengan HXV, FXV3, open cooling tower, maupun dry cooling berdasarkan kondisi site Anda.

Scroll to Top